Telkom merupakan perusahan milik Badan Usaha Negara
(BUMN) yang bergerak dalam bidang informasi dan komunikasi. Sejarah
PT. Telkom Indonesia ini bermula pada pendirian badan usaha swasta
penyedia layanan poss dan telegraf pada tahun 1882. Pada tahun 1961,
status jawatan diubah menjadi Perusahaan
Negara Pos dan
Telekomunikasi (PN Postel). Kemudian pada tahun 1965, PN Postel
dipecah menjadi Perusahaan Negara Pos dan Giro (PN Pos & Giro) dan
perushaan Negara Telekomunikasi (PN Telekomunikasi).
PT Telekomunikasi Selular, beroperasi dengan merek dagang Telkomsel, adalah salah satu perusahaan operator telekomunikasi seluler di Indonesia. Saat ini Telkomsel menjadi operator telekomunikasi seluler terbesar di Indonesia yang mengoperasikan 236 ribu BTS (Base Tranceiver Station) dan melayani lebih dari 170 juta pelanggan, membuat Telkomsel mengambil pangsa pasar telekomunikasi seluler Indonesia hampir sebesar 60% di tahun 2020. Dengan capaian tersebut, Telkomsel menjadi operator terbesar keenam di dunia yang melayani ratusan juta pelanggan dalam satu negara. Bekerja sama dengan 575 mitra roaming, layanan Telkomsel saat ini dapat digunakan di 200 negara di dunia.
Kepemilikan Telkomsel saat ini dipegang oleh Telkom Indonesia sebesar 65%, dan Singapore Telecommunications Singapura 35%.
Jumlah karyawan Perusahaan dan entitas anak (“Grup”) pada tanggal 30 Juni 2019 dan 31 Desember 2018 masing-masing adalah 24.753 orang dan 24.071 orang (tidak diaudit). Sepanjang 2020, Telkomsel membangun 27,7 ribu Base Tranceiver Station (BTS) 4G LTE baru, sehingga sampai akhir tahun lalu Telkomsel telah memiliki total BTS lebih dari 231 ribu unit dengan 78% di antaranya adalah BTS 3G/4G.
Dari sisi kinerja, Telkom Indonesia mampu mencatat kinerja yang baik dengan membukukan pertumbuhan yang positif dari sisi pendapatan, EBITDA (Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi, dan Amortisasi) serta laba bersih selama tahun 2020.
Laba bersih Telkom naik 11,5% menjadi Rp 20,80 triliun di tahun lalu, dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019, Rp 18,66 triliun, sementara pendapatan juga naik 0,7% menjadi Rp 136,46 triliun dari sebelumnya Rp 135,57 triliun.
Adapun total belanja modal (capital expenditure/capex) Telkom pada 2020 tercatat sebesar Rp 29,4 triliun atau 21,6% dari total pendapatan.
Produk-produk PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. :
1. Telepon, data, Internet
a. IndiHome
Fiber merupakan layanan Triple Play yang terdiri dari telepon rumah,
Internet on Fiber atau High Speed Internet dan Usee TV Cable beserta beberapa
fitur tambahan seperti IndiHome View, Melon dan Trend Micro Internet Security.
b. Telepon
rumah adalah layanan komunikasi telepon dengan keunggulan biaya yang murah
dan kualitas suara yang jernih.
Paket
IndiHome Fiber menawarkan gratis menelepon 1000
menit atau setara dengan 17 jam per
bulan yang bisa digunakan baik untuk Lokal maupun Interlokal secara leluasa.
c. Flexi
layanan data dan internet, layanan telepon
d. TelkomNet
Instan layanan akses internet dial up
e. TelkomNet
Astinet merupakan layanan akses internet
berlangganan dengan fokus
perusahaan
f. e-Businnes
(i-deal, i-manage, i-settle,
i-Xchange,
TELKOMWeb Kiostron, TELKOMWeb
Plazatron)
g. Solusi
Enterprise
h. TELKOMLink
DINAccess
i. TELKOMLink
VPN IPmerupakan layanan komunikasi data
any to any connection berbasis
IP MPLS.
j. TELKOMNet
Whole Sale (VPN Dial) merupakan layanan
akses dial up ke intranet suatu
perusahaan yang dilakukan secara remote dan mobile melalui jaringan data
berbasis TCP IP (MPLS/tunneling) pada TELKOMNet.
k. TELKOMISDN
merupakan jaringan digital
yang
menyediakan
layanan telekomunikasi multimedia, merupakan pengembangan dari sistem telepon
yang telah terintegrasi
l. e-Health
merupakan layanan solusi untuk entitas kesehatan meliputi ePuskesmas,
ePharmacy, HIE (Health Information
Exchange).
2.
Satelit
a.
TELKOMSatelit (Sewa Transponder)
b.
TELKOMVSAT
3.
Televisi berlangganan berbasis protokol internet
a. Groovia
TV merupakan televisi protokol internet pertama di Indonesia. Kualitas
resolusi Groovia TV lebih bagus dibanding dengan hasil video dari TV
konvensional.
b. UseeTV
merupakan layanan Interactive TV dari Indihome yang pertama di Indonesia.
Layanan TV berbayar (Pay TV) yang memberikan pengalaman baru. UseeTV
Cable juga memberikan berbagai macam fitur yang tidak ada di penyedia layanan
kabel lainnya, seperti Pause & Rewind TV, Video on Demand, Video Recorder
dan lainnya. UseeTV Cable
memiliki beragam
Channel pilihan. Saat ini, Channel yang ada sebanyak 101 Channel pilihan,
terdiri dari 19 Channel TV Lokal dan 81 Channel TV Internasional. IndiHome
Interactive TV, layanan TV Kabel yang seru dan lengkap.
Cakupan Wilayah PT Telkom Khususnya untuk domestik terdapat 8 divisi Regional Yaitu :
1) Divisi Regional I, Sumatera.
2) Divisi Regional II, Jakarta dan sekitarnya
3) Divisi Regional II, Jakarta dan sekitarnya.
4) Divisi Regional III, Jawa Barat.
5) Divisi Regional IV, Jawa Tengah dan Yogyakarta.
6) Divisi Regional V, Jawa Timur.
7) Divisi Regional VI, Kalimantan.
8) Divisi Regional VII, Kawasan timur Indonesia (Sulawesi, Bali, Nusa
Tenggara, Maluku dan Papua).






