MAKALAH
ILMU BUDAYA DASAR
Disusun Oleh
Satrio Wibowo
1IA02
56418554
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
UNIVERSITAS GUNADARMA
2018/2019
KATA PENGANTAR
Puji syukur saya sampaikan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena dengan
izin-Nya lah saya dapat menyelesaikan tugas makalah ini. Makalah ini disusun untuk memenuhi penilaian tugas dalam mata kuliah Ilmu Budaya Dasar yang berisikan tentang “Manusia Dan Keindahan”.
Saya menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan. Oleh karenanya, saya bersedia menerima kritik dan saran yang membangun agar makalah dapat lebih baik lagi.
Demikianlah yang dapat saya tuliskan, saya berharap makalah ini bermanfaat serta menjadi pengetahuan yang dapat diambil untuk mahasiswa Terima Kasih.
Depok, 31 Maret 2019
Penyusun
Satrio Wibowo
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah
C. Tujuan
BAB II ISI
A. Pengertian Manusia
B. Pengertian Keindahan
C. Hubungan Antara Manusia dan Keindahan
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran
DAFTAR PUSTAKA
A. Latar Belakang
Manusia tidak terlepas dari yang namanya keindahan. Keindahan dapat diartikan dalam banyak makna, baik keindahan dari dalam maupun dari luar. Sehingga terkadang makna dari keindahan dapat diartikan berbeda oleh masing-masing individu. Keindahan bersifat universal yang artinya bersifat tidak lekang oleh waktu, tempat, individu maupun kedaerahan.
Ditinjau dari segi bahasa,Keindahan berasal dari kata Indah, diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, nyaman, bagus benar atau elok. Keindahan identik dengan kebenaran. Keindahan dalam arti estetika murni menyangkut pengalaman estetik seseorang dalam hubungannya dengan segala sesuatu yang diserapnya. Keindahan dalam arti terbatas mempunyai arti yang lebih disempitkan sehingga hanya menyangkut benda-benda yang dapat diserap dengan Indera Penglihatan, yakni berupa keindahan bentuk dan warna.
B. Rumusan Masalah
1 1.Apa pengertian dari manusia?
2 2.Apa pengertian dari keindahan?
3 3.Bagaimana hubungan antara manusia dan keindahan?
C. Tujuan
Materi ini bertujuan untuk mengetahui makna atau arti dari sebuah keindahan dengan manusia itu sendiri, serta mengetahui bagaiamana hubungan antar keduanya dapat terjalin
BAB II
ISI
A. Pengertian Manusia
Manusia adalah makhluk atau seseorang atau individu yang mempunyai akal budi yang diciptakan oleh Tuhan yang kemudian dianugerahiNya berupa kecerdasan, akal, perasaan. Itulah yang membedakan antara manusia dengan makhluk lain. Manusia digolongkan berdasarkan dari jenis kelaminnya, yaitu laki-laki dan perempuan, Dari jenis kelamin tersebut, “keindahan” dapat diartikan berbeda berdasarkan kodratnya. Misalkan seorang laki-laki akan terlihat indah jika dia berperilaku selayaknya yang telah diajarkan oleh agamanya, begitupun seorang perempuan akan terlihat indah jika dia menunjukkan kesalehannya. Tuhan telah memberikan kelebihan untuk manusia agar dapat dimaksimalkan atau dapat digunakan untuk menjaga bumi ini menjadi tempat yang lebih baik, bila manusia telah melaksanakannya dengan baik maka terciptalah yang namanya suatu keindahan.anusia mempunyai akal dan pikiran untuk berfikir secara logis dan dinamis, dan bisa membatasi diri dengan perbuatan yang tidak dilakukan, dan kita pun bisa memilih perbuatan mana yang baik (positif) atau buruk (negatif) buat diri kita sendiri.
B. Pengertian Keindahan
Keindahan, sering diutarakan kepada situasi tertentu, arti kata keindahan yaitu berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok, molek dan sebagainya. Keindahan identik dengan kebenaran. Keindahan identik dengan kebenaran, sesuatu yang indah itu selalu mengandung kebenaran. Walaupun kelihatanya indah tapi tidak mengandung kebenaran maka hal itu pada prinsipnya tidak indah. Keindahan atau keelokan merupakan sifat dan ciri dari orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, atau kepuasan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Sebuah “kecantikan yang ideal” adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya.
Dalam bahasa Latin, keindahan diterjemahkan dari kata “bellum” Akar katanya adalah “benum” yang berarti kebaikan. Dalam bahasa Inggris diterjemahkan dengan kata “beautiful”, Prancis “beao” sedangkan Italy dan Spanyol ”beloo”. Kata benda Yunani klasik untuk “keindahan ” adalah κάλλος, kallos, dan kata sifat untuk “indah” itu καλός, kalos. Kata bahasa Yunani Koine untuk indah itu ὡραῖος, hōraios, kata sifat etimologis berasal dari kata ὥρα, hora, yang berarti “jam.” Dalam bahasa Yunani Koine, keindahan demikian dikaitkan dengan “berada di jam (waktu) yang sepatutnya.”
C. Hubungan Antara Manusia dan Keindahan
Manusia dan keindahan memang tak bisa dipisahkan sehingga kia perlu melestarikan bentuk dari keindahan yang telah dituangkan dalam berbagai bentuk kesenian (seni rupa, seni suara maupun seni pertunjukan) yang nantinya dapat menjadi bagian dari suatu kebudayaan yang dapat dibanggakan dan mudah-mudahan terlepas dari unsur politik. Kawasan keindahan bagi manusia sangat luas, seluas keanekaragaman manusia dan sesuai pula dengan perkembangan peradaban teknologi, sosial, dan budaya. Karena itu keindahan dapat dikatakan, bahwa keindahan merupakan bagian hidup manusia. Keindahan tak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Dimanapun kapan pun dan siapa saja dapat menikmati keindahan.
Keindahan identik dengan kebenaran. Keindahan merupakan kebenaran dan kebenaran adalah keindahan. Keduanya mempunyai nilai yang sama yaitu abadi, dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah. Sesuatu yang tidak mengandung kebenaran berarti tidak indah. Karena itu hanya tiruan lukisan Monalisa yang tidak indah, karena dasarnya tidak benar. Sudah tentu kebenaran disini bukan kebenaran ilmu, melainkan kebenaran menurut konsep
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Kesimpulan dari makalah ini adalah keindahan merupakan hal hakiki yang telah ada dalam kehidupan manusia sejak dilahirkan. Dengan adanya keindahan, kehidupan manusia lebih berwarna serta adanya keselarasan. Keindahan dapat digambarkan dengan sesuatu yang memiliki nilai kesatuan, keseimbangan, keselarasan, serta kenyamanan. Oleh karenanya, setiap manusia menginginkan keindahan dalam kehidupannya dan saling terjalin antar keduanya.
B. Saran
Diharapkan kepada pembaca untuk mengetahui dan memahami isi dari makalah ini agar kita menerapkan nilai-nilai dari keindahan itu dalam kehidupan kita dan berguna untuk orang banyak
Daftar Pustaka
Widagdho, Djoko, Dr s, Ilmu Budaya Dasar, (Jakarta : Bumi Aksara, 2008)
https://www.academia.edu/13113410/IBD_Hubungan_Manusia_dengan_Keindahan
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Kesimpulan dari makalah ini adalah keindahan merupakan hal hakiki yang telah ada dalam kehidupan manusia sejak dilahirkan. Dengan adanya keindahan, kehidupan manusia lebih berwarna serta adanya keselarasan. Keindahan dapat digambarkan dengan sesuatu yang memiliki nilai kesatuan, keseimbangan, keselarasan, serta kenyamanan. Oleh karenanya, setiap manusia menginginkan keindahan dalam kehidupannya dan saling terjalin antar keduanya.
B. Saran
Diharapkan kepada pembaca untuk mengetahui dan memahami isi dari makalah ini agar kita menerapkan nilai-nilai dari keindahan itu dalam kehidupan kita dan berguna untuk orang banyak
Daftar Pustaka
Widagdho, Djoko, Dr s, Ilmu Budaya Dasar, (Jakarta : Bumi Aksara, 2008)
https://www.academia.edu/13113410/IBD_Hubungan_Manusia_dengan_Keindahan





0 komentar:
Posting Komentar